Dinkes Kalteng Gelar Penggerakkan Massa Dalam Rangka Implementasi Germas Melalui Aktifitas Fisik Dan Deteksi Dini

Dinkes Kalteng Gelar Penggerakkan Massa Dalam Rangka Implementasi Germas Melalui Aktifitas Fisik Dan Deteksi Dini

Palangka Raya – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Prov.Kalteng) menggelar Penggerakkan Massa Dalam Rangka Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Melalui Aktifitas Fisik dan Deteksi Dini, berlangsung di SMU 10 dan SMP 16 Palangka Raya, Jumat (17/11/2023). Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul.

Dalam sambutannya Kadinkes Suyuti Syamsul mengatakan bahwa kesehatan adalah kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang lengkap, bukan sekadar tidak adanya penyakit atau kelemahan. Kini setidaknya masih ada tiga masalah kesehatan penting terkait pemberantasan penyakit infeksi, bertambahnya kasus penyakit tidak menular dan kemunculan kembali jenis penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi, imbuhnya.

“Salah satu tantangan yang dihadapi dalam Pembangunan Kesehatan adalah terjadinya transisi epidemiologi, yaitu perubahan pola penyakit yang semula didominasi penyakit menular menjadi didominasi oleh penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, stroke, dan diabetes mellitus, serta permasalahan kesehatan jiwa yang cukup meningkat di masyarakat,”

Senam Bersama

Untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut maka dicanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai salah satu upaya untuk menyukseskan program Indonesia Sehat yang sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017, ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini ada 4 (empat) permasalahan kesehatan yang di nilai paling sering dialami oleh remaja Indonesia, antara lain kekurangan zat gizi besi (anemia), kurang tinggi badan (stunting), kurang energi kronis (KEK), dan obesitas.

“Remaja merupakan calon pemimpin dan pengerak pembangunan di masa depan. Karena itu remaja merupakan masa yang sangat berharga bila mereka berada dalam kondisi kesehatan fisik dan psikis, serta pendidikan yang baik. Di dalam masa remaja terjadi apa yang dinamakan growth spurt atau pertumbuhan cepat, juga pubertas,”

Pada fase tersebut, terjadi pertumbuhan fisik disertai perkembangan mental-kognitif, psikis, juga terjadi proses tumbuh kembang reproduksi yang mengatur fungsi seksualitas. Masa remaja seringkali dianggap sebagai periode hidup yang paling sehat. Hanya saja, pertumbuhan fisik pada remaja tidak selalu disertai dengan kematangan kemampuan berpikir dan emosional. Selain itu, di masa remaja juga terjadi proses pengenalan jati diri, dan kegagalan dalam proses pengenalan diri ini bisa menimbulkan berbagai masalah, tegasnya.

Dalam rangka menerapkan GERMAS dalam kehidupan kita maka diselenggarakanlah kegiatan aktifitas fisik, dan deteksi dini penyakit tidak menular dengan tujuan agar kita dapat mengetahui permasalahan kesehatan yang terdapat dalam diri kita sehingga akan mudah bagi kita untuk melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin, yang diharapkan agar membuat kita lebih produktif dalam membangun Kalteng yang makin BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis).

Selain itu, untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penurunan stunting di Kalimantan Tengah juga kita memberikan intervensi berupa Sarapan Sehat dan Konsumsi Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri serta pemberian edukasi gizi. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Kalimantan Tengah dalam menurunkan penderita penyakit tidak menular dan pencegahan stunting, tutupnya.

Kadinkes Suyuti Syamsul foto Bersama saat setelah membuka Kegiatan

Perlu diketahui, kegiatan ini merupakan ragkaian dari Hari Kesehatan Nasional ke 59 Tahun 2023.

Turut hadir Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Prov. Kalteng, mewakili Kadinkes Kota Palangka Raya, mewakili Kadisdik Kota Palangka Raya, Kepala Puskesmas Jekan Raya serta Kepala Sekolah SMU 10 dan SMP 16 Palangka Raya.

(Narasi : Gry, Foto : Aris, Redaktur : PPID Dinkes Kalteng)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *