Dinas Kesehatan Prov.Kalteng gelar Workshop Sosialisasi Telemedicine tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Dinas Kesehatan Prov.Kalteng gelar Workshop Sosialisasi Telemedicine tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Palangka Raya – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bidang Pelayanan Kesehatan mengadakan Workshop Sosialisasi Telemedicine tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, bertempat di Hotel Aquarius Palangka Raya, Kamis (04/08).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Dr. dr. Suyuti Syamsul, MPPM didampingin Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Sofia Wirda Antemas dan dua Narasumber dari Dirjen tata kelola Pelayanan Kesehatan RI (TPPK).Suyuti Syamsul dalam arahannya mengatakan, Arus Globalisasi yang bergerak sangat cepat membawa pengaruh di bidang teknologi. Penemuan Teknologi yang semakin canggih ditujukan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan sekaligus mempermudah pekerjaan manusia.

Kedepannya diharapkan telemedicine dapat dimanfaatkan oleh seluruh tenaga kesehatan dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang merata dan berkeadilan. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan diantaranya pemenuhan fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan di daerah. Terbatasnya lulusan tenaga dokter spesialis-subspesialis dan rendahnya minat untuk bekerja di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan merupakan tantangan bagi pemerintah untuk senantiasa menjaga kecukupan dan pemerataannya di seluruh tanah air.

Saat ini, di Provinsi Kalimantan Tengah ada 2 lokus Project Kemenkes RI terkait dengan Pelaksanaan Telemedicine antara lain : dari Kabupaten Kotawaringin Barat : RSUD Sultan Imanudin (Pengampu), Puskesmas Semanggang (Diampu) dan Kabupaten Kotawaringin Timur : RSUD dr. Murjani Sampit (Pengampu), Puskesmas Terawan, Puskesmas Sebabi dan Puskesmas Kuala Kuayan (Diampu).

Kami melihat bahwa dengan 2 lokus ini sebagai Pengampu: ( RSUD Sultan Imanudin dan RSUD dr. Murjani Sampit) masih kurang  dan diharapkan Rumah Sakit dan Puskesmas Lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah dapat melaksanakan konsultasi melalui Telemedicine untuk mengurangi angka rujukan dan percepatan penanganan pasien yang akhirnya dapat meningkatkan kualitas Pelayanan di Kalimantan Tengah.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *