Tenaga Kesehatan Teladan Prov.Kalteng Melakukan Peningkatan Kapasitas di Puskesmas Dan Rumah Sakit Kota Batam
Batam – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Prov.Kalteng) melakukan Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan Teladan Puskesmas dan Rumah Sakit Prov. Kalteng, bertempat di dua lokasi yaitu Puskesmas dan RSUD Embung Fatimah, Kamis (2/11/2023).
Kegiatan yang diadakan tanggal 1 dan 2 November itu, bertempat di puskesmas tanjung uncang Batam disambut oleh sekretaris dinas kesehatan kota Batam Anggrainie Nawang Wulan dan kepala puskesmas Tanjung uncang. Pada hari kedua di RSUD Embung Fatimah disambut oleh wakil direktur RSUD dr Agnes dan staf.
Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng yang diwakili oleh Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Damar Pramusinta menyampaikan ucapan terima kasih sudah diterima di Puskesmas Tanjung Uncang dan RSUD Embung Fatimah.

“Kegiatan ini merupakan proses menimba ilmu, mudah-mudahan apa yang kita pelajari dan dapat dari sini bisa diterapkan oleh Tenaga Kesehatan Teladan di tempat kerjanya masing-masing”
Dalam kesempatan ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Batam Anggrainie Nawang Wulan menyampaikan bahwa Puskesmas Tanjung Uncang ini posisinya adalah yang paling ujung di Kota Batam.
“Kepulauan Riau memiliki delapan Kabupaten/kota, yang paling besar masyarakatnya adalah di kota Batam. Penduduk Kota Batam berjumlah 1.200.001 jiwa”
Perlu diketahui, semua Puskesmas wajib mengusulkan inovasi yang keseluruhan di koordinir oleh Bappedalitbang. Pemerintah kota juga mengapresiasi Puskesmas yang inovasinya terbaik versi Bappedalitbang, ucapnya.
Pemerintah Kota Batam dalam hal ini untuk kasus Stunting sendiri sangat konsen, mulai dari pimpinan daerahnya sampai ke Puskesmas. Yang baru-baru ini kami mendapat dana fiskal senilai 6 milyar totalnya, tapi untuk kesehatan sekitar 2,5 Milyar totalnya.
“Dan pemberian itu akan digunakan untuk pemberian susu Ibu Hamil sebanyak 2,5 Milyar, bagi ibu hamil yg periksa di Faskes milik pemerintah,”
Kemudian, ada lagi inovasi dari Pemerintah kota yaitu kita memiliki yang namanya Bapak Asuh. Jadi itu langsung dikelola oleh Pemerintah kota juga termasuk unsur Forkopimda. Dan kuncinya disemua sektor itu bekerjasama, bukan hanya di Kesehatan, tuturnya.
Kota Batam memiliki 21 Puskesmas, tahun depan seluruh Puskesmas itu BLUD. Dan Seluruh Puskesmas di Kota Batam sudah Terakreditasi, tutupnya.

Turut Hadir Ketua Dharma Wanita Dinkes Prov. Kalteng Ida Setianingsih, Kasie SDMK Maya Magdalena, Pendamping Nakes Teladan Kab. Pulang Pisau, Pendamping Nakes Teladan Kab. Kotawaringin Barat dan Pendamping Nakes Teladan Kab. Seruyan serta seluruh Nakes Teladan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Tengah.
(Narasi/Foto : Gry, Redaktur : PPID Dinkes Kalteng)
Tinggalkan Balasan