Kadis Kesehatan Suyuti Syamsul Dampingi Sekjen Kemenkes RI di Opening Ceremony Harvesting GBBI dan GBBWI Dalam Pesona Tambun Bungai

Kadis Kesehatan Suyuti Syamsul Dampingi Sekjen Kemenkes RI di Opening Ceremony Harvesting GBBI dan GBBWI Dalam Pesona Tambun Bungai

Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Suyuti Syamsul dampingi Sekjen Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha Pada Opening Ceremony Harvesting Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBBWI) dalam Pesona Tambun Bungai, bertempat di GPU Tambun Bungai Palangka Raya, Rabu (14/08/2024).

Acara ini dibuka oleh Asisten Ekbang Sri Widanarni mewakili Gubernur Kalteng, dalam sambutannya Sri Widanarni membacakan sambutan Gubernur Kalteng mengatakan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan dan komitmen Bank Indonesia, dalam pengembangan perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah, dan diseminasi perluasan peran hilirisasi peningkatan nilai tambah produk di Kalimantan Tengah serta pengembangan sektor riil UMKM,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kalteng, perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah di triwulan II 2024 mengalami perlambatan pertumbuhan menjadi 3,80% (y-on-y) atau melambat dari triwulan I 2024 yang sebesar 5,01% (y-on-y).

Sekjen Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha saat menambuh katambung tanda di bukanya kegiatan

Menindaklanjuti hal tersebut, dan dalam rangka meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, diperlukan langkah konkrit untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, “salah satunya adalah meningkatkan peran sektor hilirisasi melalui kebijakan dan pembiayaan,” kata Asisten Ekbang.

Disebutkannya pula, pertumbuhan ekonomi Prov. Kalteng pada triwulan II 2024 bertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan, dengan pangsa 22,69 persen, kemudian sektor industri pengolahan dengan pangsa 16,02 persen, dan dilanjutkan sektor perdagangan dengan pangsa 12,89 persen. Sementara, sektor pertambangan memiliki distribusi 10,02 persen dan transportasi pergudangan dengan pangsa 7,99 persen.

“Melihat data tersebut, hampir seperempat perekonomian Kalimantan Tengah masih bertumpu pada sektor pertanian yang bersifat tradisional, sehingga peluang untuk implementasi hilirisasi masih terbuka lebar,” sebutnya.

“Pelaksanaan Diseminasi kali ini, dirangkaikan dengan pelaksanaan Pesona Tambun Bungai (PTB) yang juga turut mendorong perekonomian sektor UMKM melalui geliat pameran, talkshow, serta business matching, dan seperti kita ketahui bersama, bahwa sektor UMKM berperan dalam proporsi lebih dari 60 persen PDB Negara kita dan menyerap lebih dari 98 persen tenaga kerja di Indonesia, tentunya sektor ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat Indonesia dan di Kalimantan Tengah pada khususnya,” tandasnya.

“Pada kesempatan kali ini kita akan coba mengangkat, bagaimana upaya kita dalam mendorong hilirisasi terutama dari sumber daya alam yang kita miliki, termasuk aspek pembiayaan sebagai bahan diskusi kita kali ini,” jelasnya.

Sekjen Kemenkes RI saat Periksa Kesehatan di Stand Kemenkes RI bekerjasama dengan Dinkes Prov Kalteng

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah lingkup Prov. Kalteng, perwakilan dari Instansi Vertikal, Pimpinan Perbankan dan Lembaga Keuangan Prov. Kalteng.

(Narasi : MMC Kalteng, Foto : Gry, Redaktur : PPID Dinkes Kalteng)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *