Berita Utama

Bidang P2P

Pertemuan Validasi Data Kohort Program P2P Kusta dan Frambusia Tingkat Prov.Kalteng 2020

| Senin, 23 November 2020 - 09:00:10 WIB | dibaca: 140 pembaca

     Palangka Raya - Penyakit kusta  masih merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia, setiaptahun ditemukan sekitar 20000 penderita kusta, salah satu penyebab masih tingginya jumlah penderita tersebut adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang kedua penyakit , ini melalui penyuluhan , menjadi hal yang utama dalam upaya menemukan penderita sedini mungkin.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Prov.Kalteng dr. Suyuti Syamsul, MPPM melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Endang Sri Lestari, M.Kes mengatakan, Program Pemerintah untuk mengeliminasi penyakit kusta, agar tidak menjadi masalah Kesehatan. Masyarakat sudah berhasil dengan baik, namun masalah Kecacatan stigma diskriminasi sosial, seperti yang diuraikan diatas masih masalah ( PCK ) sehingga perlu direhabilitasi melalui dekatan / stretegi program ,salah satu stretegi program rehabilitasi bagi orang cacat secara umum berbasis masyarakat ( RBM ) atau Commuity Based Rehabilitation. Pada Kenyataan RBM sudah berkembang di Indonesia  namun belum secara langsung, Kalteng memiliki angka prevalensi kusta <1/10.000 penduduk namuan masih ada 1 kabupaten yang memiliki prevalensi >1/10.000 penduduk, (17/11).

Pencatatan dan Pelaporan Kusta menggunakan SIPK dan akan di update ke dalam aplikasi yang akan digunakan tahun 2021, oleh karena itu perlu validasi data yang akurat dari seluruh kabupaten /kota agar surveilans dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang valid.

Kegiatan ini bertujuan untuk Peningkatkan Manajemen Program Kusta dan frambusia, Validasi Data Kusta dan Frambusia tahun 2020 dan Penguatan dan pengendalian tentang penyakit Kusta di kabupaten/kota.

 

Sumber : Bidang P2P Dinkes Prov.Kalteng










Komentar Via Website : 0