Berita Utama

Bidang Kesmas

Pertemuan Monitoring Dan Evaluasi Program STBM Se-Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020

| Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:07:19 WIB | dibaca: 79 pembaca

            Palangka Raya - Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut STBM merupakan pendekatan dan para dikma baru pembangunan sanitasi  di indonesia yang mengedepankan pemberdayann masyarakat dan perubahan prilaku. STBM ditetapkan sebagai kebijakan nasional berdasarkan Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia  Nomor 852/MENKES/SK/IX/2008.

          Kepmenkes ini diganti dengan Peraturan Mentri Kesehatan No.3 Tahun 2014 tentang STBM. Adapun Tujuan Penyelenggaran STBM adalah Untuk Mewujutkan  prilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tinginya. Diharapkan pada tahun 2025, indonesia bisa mencapai Sanitasi Total  untuk seluruh masyarakat, sebagaimana tercantum dalam rencana pembangunan jangka panjang nasional RPJPN) Indonesia.

            Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Prov.Kalteng dr. Suyuti Syamsul, MPPM menambahkan, Pendekatan STBM diadopsi dari hasil uji coba Community Led total Sanitation (CLTS) yang telah sukses dilakukan di beberapa lokasi proyek air minum dan sanitasi di indonesia,khususnya dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk mengubah prilaku buang air besar sembarangan  (BABS) menjadi buang airbesar di jamban yang yang higiene dan layak. Prubahan prilaku BAB merupakan pintu masuk perubahan prilaku sanitasi secara menyeluruh. Atas dasar pengalaman keberhasilan CLTS, pemerintah menyempurnakan pendekatan CLTS dengan aspek sanitasi lain yang saling berkaitan yang ditetapkan sebagai 5 pilar STBM, yaitu (1) Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), (2) Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), (3) Pengelolaan Air Minum Dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT), (4) Pengamanan Sampah Rumah Tangga (PS-RT), dan (5) Pengamanan Limbah Cair  Rumah Tangga (PLC-RT), Rabu (30/8).

Guna membangun jaringan pelaporan terkait koordinasi dan sinkronisasi lintas sektor dan lintas program, jejaring kerja dan kemitraan pengumpulan dan penghitungan data sanitasi dasar serta pemantauan dan evaluasi dalam rangka mendukung penyelenggaraan STBM di Kabupaten / Kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah perlu diadakan pembinaan kepada pemegang program terkait skala prioritas penerapan STBM.

Masalah umum yang menjadi kendala dalam penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi program STBM se-Kalimantan Tengah meliputi penciptaan lingkungan yang kondusif, peningkatan kebutuhan sanitasi, peningkatan penyediaan akses sanitasi dan penyediaan materi media komunikasi, strategi pencapaian akses, perencanaan, informasi dan edukasi.

 

Sumber : Bidang Kesmas Dinkes Prov.Kalteng










Komentar Via Website : 0