Berita Utama

Pelatihan Vaksinator Prov.Kalteng

Pelatihan Vaksinator Gelombang ke V Angkatan IX dan X Provinsi Kalimantan Tengah

| Senin, 22 Februari 2021 - 11:03:24 WIB | dibaca: 51 pembaca

 

Palangka Raya - Sehubungan dengan peningkatan kasus infeksi coronavirus disease ( infeksi COVID-19) Kementerian Kesehatan telah menetapkan Coronavirus Disease merupakan penyakit  yang dapat menimbulkan wabah, bahkan Word Health Organization ( WHO ) telah menyatakan sebagai pandemi. Sejak pemerintah mengumumkan kasus konfirmasi pertama COVID-19 di Indonesia pada awal Maret 2020, telah menetapkan pandemi Corona Virus Disease 2019 ( COVID-19) sebagai bencana non–alam. Dalam rentang waktu satu bulan, seluruh Provinsi telah melaporkan kasus konfirmasi. Penambahan dan penyebaran kasus COVID-19 secara global berlangsung cukup cepat, tidak hanya terjadi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan kota padat penduduk lainnya, namun telah menyebar hingga ke pedesaan di daerah terpencil.

  Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Prov.Kalteng) dr. Suyuti Syamsul, MPPM Dalam rangka Pemerintah melakukan langkah-langkah pemutusan rantai penularan COVID-19 secara cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Upaya sosialisasi terkait pencegahan, promotif dan penatalaksanaan COVID-19 melalui penerapan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19 yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal 1 – 2 meter telah dilakukan secara masif.  Sementara itu, tingkat kerentanan masyarakat semakin meningkat disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan sehingga tanpa intervensi kesehatan masyarakat yang cepat dan tepat, diperkirakan sebanyak 2,5 juta kasus COVID-19 akan memerlukan perawatan di rumah sakit di Indonesia dengan angka kematian yang diperkirakan mencapai 10% kematian. Pada situasi ini, jutaan masyarakat sangat rentan tertular COVID-19. Oleh karena itu, perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit melalui upaya Vaksinasi.

Vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi / penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok dimasyarakat ( herd immunity ) dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata diseluruh wilayah. Pelayanan imunisasi COVID-19 dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan menerapkan upaya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dan menjaga jarak aman 1 – 2 meter sesuai dengan Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Pada Masa Pandemi COVID-19.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, maka dilakukan  adanya  Penyelenggaraan  Pelatihan Vaksinator Covid-19 yang bertujuan agar  tenaga  kesehatan  ( dokter, bidan dan perawat ) mampu melakukan tata laksana pelayanan vaksinasi COVID-19 di fasilitas pelayanan kesehatan wilayah kerjanya masing-masing baik tingkat Provinsi / kabupaten / kota, secara komunikasi, informasi dan edukasi ( KIE ) kepada masyarakat  dalam  mencapai sasaran  target cakupan vaksinasi COVID-19 yang lengkap sesuai dengan  yang dianjurkan tersebut.

Pelatihan vaksinator Covid-19 diselenggarakan di Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta. Bapelkes Provinsi Kalimantan Tengah sebagai tempat Penyelenggara Pelatihan  yang telah terakerditasi paripurna  pada tahun 2019, dengan menerapkan ketentuan pedoman yang telah ditetapkan yakni :

-          Kurikulum dan modul pelatihan yang terakreditasi

-          Quality Control pada setiap alur proses penyelenggaraan pelatihan

-          Fasilitator dan Narasumber pelatihan yang telah mengikuti TOT dan memiliki sertifikat sesuai kualifikasinya

-          Evaluasi pelatihan yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan

-          Sertifikat pelatihan yang dikeluarkan melalui penomoran dan diterbitkan oleh BPPSDMK Kemenkes RI.

-       Pelatihan ini dilaksanakan secara full online (daring) oleh karena itu diperlukan persiapan yang baik agar pelaksanaan kegiatan berjalan  lancar.

Saya memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai penyelenggara, fasilitator dan narasumber untuk melaksanakan pelatihan ini semaksimal mungkin, sesuai dengan outcome yang sudah diharapkan, Tambahnya (22/02/2021).


 










Komentar Via Website : 0