Berita Utama

HIV AIDS

Evaluasi Program HIV AIDS Dan PIMS Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020

| Selasa, 15 Desember 2020 - 14:02:43 WIB | dibaca: 193 pembaca

Palangka Raya - Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 1 Desember bertepatan dengan Hari AIDS Sedunia (HAS) yang untuk tahun 2020 ini di laksanakan secar serentak diseluruh wilayah Indoneisa, tidak terkecuali di Kalimantan Tengah. Ada beberapa rangkaian acara yang telah dilaksanakan di Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah dalam rangka Rangkaian Peringatan HAS, baik yang dilaksanakan sebelum tanggal 1 Desember ataupun tepat pada tanggal 1 Desember, diantaranya:

 

  1. Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan HIV AIDS dan PIMS bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Pangkalan Bun
  2. Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan HIV AIDS dan PIMS bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kuala Kapuas
  3. Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan HIV AIDS dan PIMS bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II A Palangka Raya
  4. Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan HIV AIDS dan PIMS bagi para Pekerja Seks di Wilayah Kota Palangka Raya

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dr.Suyuti Syamsul, MPPM menambahkan, Apresiasi yang luar biasa bagi rekan-rekan yang telah menjalankan tugas program dan mendedikasikan dirinya untuk pelayanan Kesehatan, khususnya dalam program pencegahan dan pengendalian HIV AIDS dan PIMS di Kalimantan Tengah. Acara yang di selenggarakan di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Prov.Kalteng, Senin (14/12).

Evaluasi yang di hadiri langsung oleh Kasubdit HIV AIDS dan PIMS Kemenkes RI Nurjannah, SKM, M.Kes dalam paparannya mengatakan, protokol kesehatan dalam layanan HIV AIDS selama Pandemi COVID-19 adalah :

1.    PDP dilaksanakan sesuai Kewaspadaan Standar

2.    Mendahulukan pelayanan kepada ODHA dengan batuk, demam, atau gejala flu lain

3.    Faskes layanan PDP yang juga menjadi rujukan covid-19 agar mengalihkan layanan PDP ke faskes lain diikuti pengalihan logistic sesuai dengan prosedur yang berlaku

4.    Layanan PTRM dapat mempertimbangkan pemberian THD (Take Home Dosage) maksimal 7 hari

5.    Pemberian ARV untuk 2-3 bulan dengan mempertimbangkan kondisi ODHA dan ketersediaan ARV terutama di wilayah episentrum covid-19

6.    Bagi ODHA dengan IO, stadium lanjut, atau pertama kali mendapat ARV maka tetap perlu control setiap bulan

7.    Perlu kerjasama dengan komunitas/pendukung ODHA

8.    ODHA diberikan informasi agar selalu menerapkan PHBS berkelanjutan untuk mencegah penularan covid-19

9.    Dinkeprov memantau dan memastikan keberlangsungan layanan ARV untuk menjaga kepatuhan dan mencegah LFU

Masih banyak tantangan program P2 HIV AIDS dan PIMS khsusnya di Kalimantan Tengah, baik dari Sumber Daya Manusia, Pembiayaan, akses internet yang belum merata, ketersediaan rapid tes dan logistic lainnya serta stigma dan dsikriminasi yang masih ada. Melalui berbagai upaya telah dilakukan untuk mengendalikan tantangan tersebut, baik dari segi pembiayaan, peningkatan kapasitas SDM, peningkatan jumlah layanan pengobatan, obat dan logistik.

Hingga saat ini, belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan HIV AIDS namun sudah ada obat yang diyakini dapat menekan penuh laju pertumbuhan virus HIV dalam tubuh yaitu Antiretroviral (ARV).

Sebagai bentuk upaya promotif kepada masyarakat luas dan upaya menekan jumlah kasus baru HIV dan AIDS serta ikut mendukung dan memperingati Hari AIDS Sedunia, Yayasan Kemitraan Indonesia Sehat bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menginisiasikan Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Solidaritas: ‘10 Tahun Menuju Akhir AIDS 2030’ dan mengusulkan MURI baru yaitu “Tes HIV Terbanyak Secara Serentak di 34 Provinsi”.

Pada kesempatan ini, tidak lupa juga kami haturkan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah mendukung program Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS dan PIMS, baik melalui dana Dekon (APBN) dan GF AIDS.

Beberpa kegiatan virtual berupa Pertemuan Penyegaran Program, Pertemuan Evaluasi, Orientasi Layanan dan Pelatiahn telah dilaksanakan walaupun dalam masa pandemi Covidd-19 ini, ucap Kadis Kesehatan Prov.Kalteng.

 

Sumber : Bidang P2P Dinkes Prov.Kalteng










Komentar Via Website : 0