Berita Utama

Evaluasi

Evaluasi Pelaksanaan Gema Cermat Tahun 2018

| Kamis, 20 September 2018 - 09:42:30 WIB | dibaca: 141 pembaca

Peran Apoteker “Agent Of Change” sebagai penggerak dan pendidik yang mampu mempengaruhi perilaku masyarakat dan tenaga kesehatan dalam memberikan informasi dan edukasi tentang penggunaan obat yang benar bagi masyarakat, melalui “Gerakan Cerdas Menggunakan Obat “ (GeMa CerMat) yang dilakukan serentak, berkesinambungan dan dikoordinasikan bersama oleh kementerian Kesehatan dengan melibatkan lintas sektor terkait untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui pemberdayaan masyarakat di bidang pelayanan kefarmasian. Terkait dengan hal itu, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan Seksi Produksi, Distribusi dan Pelayanan Kefarmasian mengadakan Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan GeMa Cermat Tahun 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 14 September 2018 di Hotel Neo, jalan Cilik Riwut Km. 1 Palangka Raya.

Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memilih obat bagi masyarakat dalam swamedikasi telah dilakukan kegiatan edukasi bagi masyarakat dengan metode CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) kegiatan ini  sangat diperlukan bagi Masyarakat untuk memperoleh informasi yang memadai  dan mengubah perilaku masyarakat dalam menggunakan obat.

Keberadaan apoteker dalam hal ini sebagai bagian dari agen perubahan untuk mencapai tiga target yang ditetapkan di Rakerkesnas 2018 yaitu eliminasi tuberkulosis (TBC), peningkatan cakupan dan mutu imunisasi, dan penurunan stunting. Para Apoteker sebagai Agent of Change juga dapat mengoptimalkan perannya yakni memberikan informasi dan edukasi yang memadai bagi pasien dalam hal penggunaan obat secara benar, pemantauan terapi obat untuk mencapai tujuan pengobatan, terutama pada program eliminasi TB, imunisasi dan pencegahan stunting. Apoteker melalui Pendekatan Keluarga berperan aktif mendatangi masyarakat sehat dengan maksud agar apoteker semakin diarahkan untuk melakukan upaya pencegahan, yakni gerakan pencegahan munculnya berbagai penyakit.

 

Adapun maksud kegiatan guna memantapkan kembali pelaksanaan program Penggunaan Obat Rasional (POR) melalui GeMa CerMat dan mengetahui tindak lanjut GeMa CerMat yang telah dilakukan oleh Apoteker Agent of Change baik secara perorangan maupun kelompok sehingga GeMa CerMat tetap terlaksana secara rutin. Serta meningkatkan peran Apoteker dalam di sektor pelayanan kefarmasian dalam memberikan edukasi dan informasi obat kepada masyarakat.

Pertemuan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Drs. Ayonni Rizal, Apt., M.Kes.

Kegiatan Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan GeMa Cermat Tahun 2017 yang dilaksanakan di Hotel Neo, jalan Cilik Riwut Km. 1,  Palangka Raya menghasilkan poin – poin kesepakatan sebagai berikut :

1. Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota mengupayakan regulasi pelaksanaan GEMA CERMAT yang dituangkan dalam SK Tim Pelaksana GEMA CERMAT yang melibatkan lintas program/kegiatan terkait yang ditetapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan .

2. Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dan Puskesmas mengupayakan pembiayaan GEMA CERMAT melalui sumber-sumber yang memungkinkan.

3. Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota mengupayakan publikasi dan komunikasi GEMA CERMAT bersama stakeholder terkait (lintas sektor, lintas program termasuk organisasi profesi kesehatan).

4. AoC wajib melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan (melampirkan dokumentasi)  GEMA CERMAT secara berjenjang dari PC IAI Kab/Kota ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dilanjutkan ke Dinas Kesehatan  Provinsi Kalimantan Tengah setiap tiga bulan sebagai bahan evaluasi tingkat Provinsi.

5. Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) membentuk komunitas AoC sebagai sarana penyebaran informasi GEMA CERMAT.

6. Puskesmas beserta AoC melakukan pembinaan jejaring untuk merangkul apoteker di klinik dan atau apotek, dokter praktek mandiri, bidan praktek mandiri di wilayah kerja puskesmas untuk melakukan sosialisasi GEMA CERMAT kepada masyarakat.

7.  Dinas Kesehatan Provinsi memasukan kegiatan Gema Cermat ke dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi 2019 – 2023 yang kemudian dapat ditindaklanjuti menjadi Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. (Haris_SDK)

 

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)